Selain Dengan Memes, Addie MS Ogah Berduaan
Oleh Eko Sutriyanto | TRIBUNnews.com – Rab, 15 Feb 2012 11:02 WIB
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernah menjumpai Addie MS, berdua saja dengan wanita yang bukan Memes makan di restoran berdua? Tentu belum pernah. Nah itu karena pria yang dikenal sebagai pianis, pencipta lagu, komposer, arranger, dan sekaligus produser musik memang tak mau.
"Saya tidak mungkin bersama dengan seorang wanita bahkan saudara saya sekalipun makan di restoran berdua. Pasti ada temannya," ungkap Addie saat talkshow Mengungkap Semerbak Romantisme Ayah Indonesia yang diselenggarakan Molto di Jakarta, Selasa (14/2/2012).
Apa yang dilakukannya ini untuk menghindarkan berbagai fitnah yang mungkin saja muncul ketika ketahuan.
"Kalau sampai kejadian seperti itu yang tersiksa tentunya pasangan atau istri saya. Saya berusaha menjaga pasangan. Jadin kalau di restoran pasti bersama dengan teman atau ramai-ramai," ungkapnya.
"Hal Positif dari Addie MS yang Kami Hargai: Marissa Haque Fawzi"







BIL (Brother in Law) terdiri dari Ikang Fawzi, Ekki Soekarno dan Gilang Ramadhan. Nama mereka selama ini dikenal sebagai figur-figur yang berkecimpung di dunia musik dengan serius dan konsisten. Ikang Fawzi (51) adalah musisi dan penyanyi rock, juga pemain film yang populer tahun 1980-an. Saat ini Ikang lebih sibuk sebagai pengusaha properti dibanding kegiatannya di dunia seni yang membesarkan namanya. Ekki Soekarno (49) adalah pemeran dan pemusik Indonesia. Ia pernah bermain dalam sejumlah film nasional dengan debut dalam film Tirai Malam Pengantin (1984). Selain itu, ia pernah menjadi penyanyi dengan mengeluarkan satu album dimana ia bernyanyi bersama Ikang Fawzi, Andi Meriem Matalatta, Fariz RM, dan Dian Pramana Poetra. Sementara Gilang Ramadan (48) adalah pemusik yang berfokus bermain drum. Musik, bagi mereka bukan hanya sekadar berkarya dan memburu popularitas, tapi musik adalah bahasa jiwa, bahasa universal bagi mereka bertiga. Bermusik diharapkan menjadi ekspresi rasa dan kreativitas dengan menyampaikan berbagi pesan kemanusiaan, kontrol sosial serta perdamaian.







